KUMPULAN INFO MENARIK KUMPULAN INFO MENARIK

aplikasi pemutar musik terbaik ttpod s60v2 s60v3 s60v5

Bosan dengan player music atau pemutar musik untuk hp symbian s60v2 s60v3 s60v5 anda yang tampilanya yang itu itu melulu?
Jangan khawatir, karena kali ini aku akan bawakan aplikasi pemutar musik handal terbaik untuk s60v2 s60v3 s60v5 yang fiturnya komplit banget !! So pasti ga bakalan bosen deh hehhe
aplikasinyaa namanya TTPOD .





Fiturnya sangat kompit antara lain:

>> Bisa gonta ganti skin yang keren kren sesuai selera anda
>> di sertai dengan lirik, jadi buat yang belum hafal lagunya bisa Di tambah lirik lagunya ,
>> bisa tampil di home screen. (lihat gambar) >> equalizer
Dan masih banyak lagi yang tidak bisa ku sebutin satu persatu.

Cobain dulu bia rga penasaran, hehe di jamin ga nyesel deh
Dan bagi yang berminat bisa anda download di bawah ini sesuai type masing masing
Untuk s60v2
>> download ttpod s60v2

Untuk s60v3
>> download ttpod s60v3

untuk s60v5
>> download ttpod s60v5


Dan untuk skinya silahkan cari di google sesuaikan untuk layar anda yang 320x240 atau 320x240 dan lainya.
setelah anda dapat skinya bisa di taruh di E:\\TTPOD\skin\V4\taruh disini. thanks :)











tag


kumpulan skin TTPOD untuk s60v3 s60v2 s60v5 | aplikasi pemutar musik handal aplikasi terbaik untuk Panasonic X70, X800, samsung SGH-D720,SGH-D728, SGH-D730, SGH-Z600 Nokia 3230, 6260, 6620, 6670, 7610, Lenovo P930 Nokia 6630, 6680, 6681, 6682, N70, N72, N90Nokia 3250, 5500 Sport, E50, E60, E61, E61i, E62, E65, E70, N71, N73, N75, N77, N80, N91, N91 8GB, N92, N93, N93i, 5700 XpressMusic, 6110 Navigator, 6120 Classic, 6121 Classic, 6124 Classic, 6290, E51, E63, E66, E71 E51, E90 Communicator, N76, N81, N81 8GB, N82, N95, N95 8GB, 5320 XpressMusic, 5630 XpressMusic, 5730 XpressMusic, 6210 Navigator, 6220 Classic, 6650 Fold, 6710 Navigator, 6720 Classic, 6730 Classic, 6760 Slide, 6790 Surge, E52, E55, E71x, E72, E75, N78, N79 , N85, N86 8MP, N96, samsung SGH-i570, SGH-G810, SGH-i400,GT-i8510 ( INNOV8), GT-17110, sGH-L870. Nokia 5800 XpressMusic, 5800 Navigation Edition, 5530 XpressMusic, 5230, 5233, N97, N97 Mini, C5-03, C6, X6, N8, E7, C6-01, C7, X7, 600, 603, 700, 701, Samsung i8910 Omnia HD, Sony Ericson Satio, Vivaz, Vivaz Pro| aplikasi terbaik terlengkap terkomplit
 

tidak semua orang itu baik

Siang itu, panas membakar di luar. Saya sedang membuka mailbox seperti biasa ketika mata saya menangkap sebuah e-mail dari rekan sekerja dengan judul ''urgen sekali'' . Dahi saya berkerut. Ada apa dengan mengirim email. Kenapa bukan ngomong langsung? Segera saya membuka dan membaca e-mail itu.

Isinya pendek..... tadinya mau bicara empat mata sama kamu, tapi tidak ada kesempatan, saya baru saja mendengar berita dari seorang pegawai, katanya di kantor kita tersebar desas desus. Kalau kamu menerima duit dari klien sebesar 10 juta rupiah. Saya tidak percaya, tapi mohon perhatian khusus kamu karena desas desus tersebut juga menyebut aktivitas kamu sebagai aktivis mushala kantor.

Saya tertegun sejenak. Saya shock. Selama bekerja, saya selalu berusaha untuk bersih dari urusan suap dan sejenisnya. Memang di tempat saya bekerja, suap menyuap adalah sesuatu yang membudaya dan di anggap sah oleh sebagian besar karyawan. Saya sendiri beberapa hali berhadapan dengan klien yang mencoba menyuap. Namun selama ini saya selalu menolak dan mengembalikan pemberian dari para klien. Akan tetapi mengapa saya bisa mendapat fitnah seperti ini? Mana di kaitkan dengan aktifitas sata sebagai pengurus mushala lagi. Dari mana sumbernya, ya allah, fitnah apa ini? Tanpa terasa air mata membanjiri pipi saya,

Saya harus mengklarifikasi berita ini. Saya harus meluruskanya. Benak saya langsung berputar , merangkai langkah yang hendak saya ambil untuk emncari penyebab beredarnya desas desus itu dan menyelesaikanya.

Pertama tama saya menanyai rekan kerja yang mengirim email tersebut, seperti apa berita yang dia dengar.

''katanya kamu menerima uang sepuluh juta rupiah. Orang yang menyebar berita itu katanya punya bukti tanda terima cek. Katanya juga orang tua kamu sedang sakit dan butuh biaya bla bla bla'' jelasnya panjang lebar.

Saya setengah sedih setengah pengen tertawa mendengarnya. Dari mana orang tersebut bisa mengarang berita seperti itu? ''orang tua saya tidak sakit dan saya tidak pernah menerima cek. Beritahu saya siapa yang menyampaikan berita itu ke kamu biar saya lacak!'' pinta saya.
'' wah maaf dia meminta saya untuk merahasiakan identitasnya'' jawabnya.

Saya kehabisan kata '' katakan padanya , kalau pemilik butki itu mau menuntut , saya bersedia berurusan sampai ke pengadilan untuk membuktikan bahwa saya tidak pernah menerima suap itu'' tantang saya emosi.

Malamnya saya tidka bisa tidur memikirkan desas desus itu tiba tiba ingatan saya melayang pada sebuah cerpen yang saya buat . Cerpen itu bercerita tentang seorang perempuan muslimah yang bimbang menyikapi uang sepuluh juta yang diberikan klien untuk dia. Di tenga perang batinya, dia mendapat kabar bahwa orang tuanya di kampung sedang sakit dan kakak iparnya melahirkan lewat operasi caesar keduanya butuh biaya dan di minta pulang secepatnya. Kekalutanya akhirnya mengalahkan prinsipnya sehingga uang itu ia gunakan, sekalipun kemudian dia menyesali dan bertekad untuk mengembalikanya.

Mengingat cerpen itu saya mencoba menarik benang merahnya. Mungkinkah fitnah itu berawal dari cerpen yang saya buat? Saya memang menuliskan cerpen cerpen saya di kantor. Di sela sela pekerjaan. Kadang kadang file cerpen itu saya biarkan dalam kondisis terbuka di layar komputer, sementara saya menghadap atasan atau mengerjakan tugas lainya. Barangkali itu penyebabnya? Akan tetapi masak sih ada orang yang tega dan dengan sengaja memfitnah orang lain hanya karena membaca cerpen? Selama ini saya selalu beranggapan bahwa semua orang di sekeliling saya adalah baik. Jika ada satu atau dua yang berbuat tidak benar atau tidak baik kepada orang lain , saya selalu yakin bukan karena kesengajaan, tetapi karena perangai yang bersangkutan

Kesesokan harinya saya menceritakan tentang cerpen tersebut kepada rekan yang menyampaikan deas desus itu kepada saya. diapun sependapat, ada kemungkinan penyebar fitnah itu adalah orang yang tidak suka dengan aktifitas saya di mushala dan mencari cari jalan untuk mendiskreditkan saya. Mungkin saja suatu waktu dia perna menyebar deas desus itu. Kemudian kami sepakat untuk mengabaikanya. Akhirnya berita itu hilang dengan sendirinya,

Namun saya belajar dari peristiwa itu untuk tidak ceroboh mebiarkan file file komputer saya termasuk cerpen cerpen tulisan, terbuka dan terbaca oleh sembarag orang. Berabe? Juga belajar bahwa tidak semua orang di dunia ini baik sehingga kita harus berhati hati dan pandai pandai menempatkan diri , serta berusaha tidak gerabah meletakkan sesuatu yang menimbulkan interprestasi bagi orang lain.
(azimah rahayu)
 

ketika hak kita di serobot

Hari ini saya kesal sekali. Sebenarnya hanya oleh permasalahan sepele, yaitu pengebalian ongkos yang kurang. Saya sudah menyebutkan secara jelas dari mana saya naik. Semua sopir angkot tahu dari rumah ke kantor itu tarif ongkosnya hanya rp 1000,00. Saya membayar dengan uang lima ribuan. Ketika dia mengulur uang kembalian ternyata uang hanya tiga ribu rupiah. Ketika saya menunjukkan uang nya hanya tiga lembar dia mengambil lagi gopekan, sambil menggeber mobilnya. Saya di paksa bayar rp 1500 , ongkos terjauh untuk jurudan A sampai B. Bukan nilai uangnya yang bikin saya kesal, tetapi bagi saya ini adalah menyangkut hal prinsip. Yaitu menyerobot hak. Sekali lagi, ini menyangkut hak dan kewajiban, serta kejujuran yang bagi saya masalah yang sangat prinsip.

Selama ini , saya paling tidak suka kalau hak saya di langgar orang. Sebagai konsekuensinya, saya juga selalu untuk tidak melanggar hak orang lain. Saya tidak suka di seorbot ketika anter. Sayapun berusaha tidak menyerobot antrean orang. Saya berusaha menyebrang ketika lampu traffic light sudah merah. Namun. Saya juga tidak suka jika saat lampu merah dan pejalan kaki menyebrang , masih saja ada mobil atau motor yang menerobos lampu merah.

Sat saya mencoba mengingat ingat, ternyata ini bukan pertama dalam hari ini. Sehari sebelumnya saya di turunkan angkot sebelum sampai tujuan karna angkot mau muter. sebelumnya lagi ketika saya membeli buah di pasar ternyata timbangannya di kurangi hingga dua ons.sebelumnya lagi ketika saya membayar ongkos dengan dua puluh ribuan. Sopir langsung kabur, pernah pula saya di minta membayar Rp.2000,00 padahal setahu saya tidak ada angkot yang ongkos rute terjauhnya Rp.2000,00. Memang benar, ternyata dari mereka yang biasa naik angkot tersebut. Ongkos terjauhnya hanya Rp.1700,00.

Duh kenapa ini?
Saya heran juga kesal. Apakah nyaris seluruh manusia indonesia adalah para penyerobot hak? Dan suka aji mumpung? Tak peduli dengan aturan, apalagi hak orang lain. Yang penting dirinya mendapat tambahan? tidakkah mereka sadar bahwa sesuatu yang di peroleh tanpa hak itu tidak berkah dna nanti pada akhirnya menjadi bumerang?

Apakah ini akibat sisitem hidup bernegara dan bermasyarakat yang tidak beres? Hingga akhirnya membudaya: setiap orang menjadi egois dan hanya memikirkan kepentingan dan keuntungans endiri, terutama kaum penguasa( pemerintah maupun ekonomi ) sehingga rakyat bawah yang tergencet pun membalas dengan menggencet siapapun yang bisa di gencet? Hingga penyerobotan hak ini hampir menjadi kekainbalan yang membudaya ? Jadilah permasalahan ini lingkaran setan yang tak jelas uji pangkalnya. jadilah permasalahan ini bagai benang kusut yang sulit di uraikan.

Aduh saya pusing! Amat pusing!

Namun mengapa juga harus pusing? Bahkan sebenarnya setiap kita punya kemampuan berkontribusi dan berbuat untuk emncoba memutus lingkaran setanya? Bukankan kita punya kemampuan untuk sedikit mengurai kekusutanya? Jika setiap orang berusaha mempertahankan hak kita dari serobotan orang ldan setiap orang dari kita berusaha untuk tidak menyerobot hak orang lain. Tidakkah itu akan membawa kepada perubahaan besar? Alih alih kita mengikuti arus, menyerobot hak orang lain karena merasa sering di serobot, lebih baik kita mulai dari sekarang untuk membayar sesuai ongkos, tidak menyerobot antrean dan aturan main yang telah di tetapkan.

Ssst. Diam diam saya berinstrospeksi, apakah saya telah melanggar hak orang lainakhir akhir ini sehingga banyak hak saya di serobot orang pula? (azimah rahayu)
 

kekurangan yang membentuk kemandirian

Kadang, terlihat lelah di wajahmu
Kadang, terlihat senyum di bibirmu
Kadang, terlihat marah di matamu

Ummi, oh aku sayang padamu,
Terlalu suit kata kata ku ucapkan untukmu
Ummi, hanya allah yang dapat membalas kebaikanmu
Sabar ya ummi, mudah mudahan surgalah tempatmu
Dari anakmu naura

(naura, 6 tahun, kelas 1 SD)



PUISI tersebut adalah milik naura. Usianya baru enam tahun. Masih duduk di kelas satu SD.kakak dari seorang bocah laki laki berusia empat tahun itu adalah gadis kecil yang dewasa dalam pandangan saya. Dalam usianya yang masih anak anak , dia telah melakukan banyak hal yang tidak di lakukan rekan rekan sebayanya. Ibundanya bukanlah wanita karier sebagaimana karir dalam persepsi banyak orang. Bahkan. Sang ibu keluar dari pekerjaan kantornya. Namun, ia berkarier dalam dakwah dan pendidikan anak sekolah. Pilihan itu, meski tidak lagi bekerja kantoran, membuatnya jadi harus sering meninggalkan kedua anaknya berdua saja. Tanpa pengasuh. tidak juga dengan bantuan keluarga karena ayah dan bunda naura berasal dari kota yang jauh dari tempat tinggal mereka saat ini. Sering di tinggalkan ibunya telah membuat Naura menjadi dewasa dan mandiri, setiap hari sang ibunda mendidiknya dengan catatan di kertas: ''makan siang ada di lemari'' '' selesai makan jangan lupa bobok siang dan belajar'' nanti kalau sudah jam 3 mandi aekalian mandikan adiknya ya!'' dengan itu semua dia belajar mandiri. Usianya baru enam tahun dan dia telah terampil mengurus diri dan adiknya.

Hal ini juga berlaku pada hasan dan azka, dua orang kakak beradik yang di tinggal ibunya bekerja. Karena tidak punya pengasuh, seduanya setiap pulang sekolah menghabiskan waktu berdua, hanya dalam pengawasan tetangga sebelah, ibu dari teman bermain mereka, pada awalnya, kesendirian ini membuat mereka tidak berani berdiam di rumah jika bundanya belum pulang, namun, lama-lama sang kakak beradaptasi dengan cepat dan terampil. Dia memimpin adiknya untuk makan dan tidur siang, bahkan kemudian memandikanya. Ketika sang bunda pulang, cowok kecil kelas dua SD itu dan adiknya telah rapi, Ya ibu dari dua orang kakak beradik ini adalah pegawai kantoran yang setiap hari harus meninggalkan mereka.

Bahkan mengingat masa lalu saya sendiri. Sifat kemandirian dan kepemimpinan yang lekat dalam diri saya kini lepas dari kondisi yang saya jalani ketika saya kecil. Saya sudah harus memasak dan berbenah rumah di usia saya yang kelas dua SD karena ibu saya bekerja menjadi buruh harian sejak saya berusia dua bulan.

Lebih banyak tinggal di rumah, mendampingi dan mendidik anak anak dalam usia SD apalagi balita barang kali merupakan kondisi ideal yang di anjurkan oleh agama dan pakar pendidikan anak. Juda di harapkan oleh hati terdalam ibu. Siapa yang tidak ingin? Namun realitas hidup sering kali berbeda. Dengan sebab utama membantu suami memenuhi kebutuhan rumah tangga atau menyumbangkan kapasitas diri untuk menjalankan tugas kekhilafahan manusia dan menyebar kebaikan bagi umat, seorang ibu sring kali harus keluar banyak keluar rumah dan meninggalkan anak anaknya.tentu saja , pada rentang tertentu hal ini akan menimbulkan rasa bersalah bagi sang bunda, dan juga konsekuensi kekurangan di beberapa sisi pengasuhan dan pendidikan anak. Kurang waktu bermain penuh kasih sayang bersama ibu, misalnya. Namun, di sisi lain hal ini memiliki banyak sekali keuntungan. Banyak fata menunjukkan bahwa anak anak yang selalu di dampingi ibunya tumbuh lebih matang secara emosi, dewasa dan mandiri di banding dengan mereka yang selalu di asisteni dan di temani ibunya dalam segala hal seperti naura, rahman, hasan dan azka yang mandiri di usia mereka yang masih sangat belia.

Oleh karena itu sesungguhnya berkarier di luar rumah bagi seorang ibu, tidak selayaknya selalu di sikapi negatif. Selama ini ibu selalu memahami dan menghayati bahwa ia dalam kondisi bagaimanapun , mesti menomorsatukan pendidikan dan pengasuhan anak. Selama sang bunda selalu memahami dan menghayati bahwa tusgad di luar rumah dan pendidikan anak adalah dua hal yang saling mendukung dan perlu di sinkronkan. Insya allah pendidikan dan pengasuhan anak masih dapat di optimalkan, selain itu di dapatkan pula pahala dan nilai tambah dari kedua rumahnya sang bunda.

Percayalah jika keluar rumahnya seorang ibu adalah untuk sebuah alasan yang benar, dapat di terima secara nurani dan orang dewasa ataupun anak anak. Sang ibu tidak akan kehilangan cinta, kepatuhan dan penghargaan dari anak anaknya, seperti naura yang tetap mencintai dan mengagumi, bahkan menghadiai dengan puisi yang indah . Seperti hasan yang menyambut ibunya dengan penuh suka cita, seperti saya yang selalu menatap penuh cinta dan kekaguman , atas keperkasaan yang tak lekang, ia tunjukkan sepanjang usia saya. Seperti banyak anak lain yang saya percaya, akan memahami, mencintai, dan mengagumi, perjuangan sang bunda. (azimah rahayu)
 
 
HUBUNG KAMI : rasyid on facebook | rasyid on twitter |
Copyright © 2012-2020. KUMPULAN INFO MENARIK - All Rights Reserved
editor rasyid Published by masTemplates
powered by BLOGE MAS RASYID